{"id":1047,"date":"2026-02-13T21:06:00","date_gmt":"2026-02-13T14:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/pemda.tema\/?post_type=dokumen&#038;p=1047"},"modified":"2026-02-16T00:59:18","modified_gmt":"2026-02-15T17:59:18","slug":"keputusan-gubernur-no-g-43-v-14-hk-2025-tahun-2025","status":"publish","type":"dokumen","link":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/dokumen\/keputusan-gubernur-no-g-43-v-14-hk-2025-tahun-2025\/","title":{"rendered":"Kepmendikdasmen Nomor 17 Tahun 2026\u00a0Pedoman Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman"},"content":{"rendered":"\n<p>Berikut adalah poin-poin penting yang diatur di dalamnya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Panduan Operasional Strategi:<\/strong>\u00a0Memberikan petunjuk teknis pelaksanaan empat strategi utama yang diamanatkan oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/peraturan.go.id\/files\/Permendikdasmen-no-6-tahun-2026.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026<\/a>, yaitu keteladanan warga sekolah, penerapan budaya positif, keadaban digital, dan tata kelola yang integratif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Indikator Keberhasilan:<\/strong>\u00a0Menetapkan parameter terukur untuk menilai apakah sebuah sekolah sudah mencapai standar aman dan nyaman, termasuk tingkat partisipasi siswa dan efektivitas tim pengembang budaya sekolah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mekanisme Keteladanan:<\/strong>\u00a0Merinci perilaku konkret yang harus ditunjukkan oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, seperti cara berkomunikasi yang santun, disiplin, dan menghargai perbedaan pendapat sebagai bentuk implementasi nilai karakter.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Standar Keamanan Digital:<\/strong>\u00a0Mengatur langkah-langkah perlindungan data pribadi murid dan etika berinteraksi di ruang digital sekolah untuk mencegah potensi kejahatan siber dan perundungan daring.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Prosedur Respons Pelanggaran:<\/strong>\u00a0Menjabarkan alur pelaporan dan penanganan jika terjadi pelanggaran tata tertib atau kode etik, dengan mengedepankan prinsip pemulihan dan tetap menjamin hak pendidikan murid.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kolaborasi Lintas Sektor:<\/strong>\u00a0Mengatur koordinasi antara satuan pendidikan dengan Kelompok Kerja (Pokja) di tingkat daerah, yang melibatkan unsur pendidikan, perlindungan anak, sosial, hingga kesehatan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"template":"","class_list":["post-1047","dokumen","type-dokumen","status-publish","hentry"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/dokumen\/1047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/dokumen"}],"about":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/dokumen"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}