{"id":7701,"date":"2026-02-11T12:10:00","date_gmt":"2026-02-11T05:10:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ruangjumad.pro\/?post_type=dokumen&#038;p=7701"},"modified":"2026-02-16T01:00:18","modified_gmt":"2026-02-15T18:00:18","slug":"kepmendikdasmen-nomor-221-p-2025-juknis-pemenuhan-beban-kerja-guru","status":"publish","type":"dokumen","link":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/dokumen\/kepmendikdasmen-nomor-221-p-2025-juknis-pemenuhan-beban-kerja-guru\/","title":{"rendered":"Kepmendikdasmen Nomor 221\/P\/2025\u00a0Juknis Pemenuhan Beban Kerja Guru"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 221\/P\/2025<\/strong>\u00a0merupakan\u00a0<strong>Petunjuk Teknis (Juknis)<\/strong>\u00a0yang merinci operasional dari Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025. Fokus utamanya adalah\u00a0memberikan solusi bagi guru yang kesulitan memenuhi standar 24 jam tatap muka (JTM) per minggu<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah poin-poin penting dalam Kepmen tersebut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Penyelesaian Kekurangan Jam Mengajar:<\/strong>\u00a0Guru yang memiliki jam mengajar kurang dari 24 JTM karena struktur kurikulum (misalnya guru mapel tertentu di SD) tetap bisa dianggap memenuhi beban kerja dengan mengambil tugas tambahan tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Daftar Ekuivalensi Tugas Tambahan Baru:<\/strong>\u00a0Juknis ini mempertegas nilai JTM untuk berbagai peran nonskultural, di antaranya:\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Wali Kelas:<\/strong>\u00a0Diakui setara\u00a0<strong>2 JTM<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pembina OSIS\/Ekstrakurikuler:<\/strong>\u00a0Diakui setara\u00a0<strong>1-2 JTM<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Koordinator Program\/Projek:<\/strong>\u00a0Memiliki nilai ekuivalensi jam kerja tertentu untuk mendukung total beban mingguan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Anggota Tim Pencegahan Kekerasan (TPPK):<\/strong>\u00a0Diakui setara\u00a0<strong>1 JTM<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengakuan Tugas Administratif:<\/strong>\u00a0Peran seperti\u00a0<strong>Bendahara BOS<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Operator Sekolah<\/strong>\u00a0kini mendapatkan pengakuan formal dalam perhitungan jam pelajaran (JP), sehingga tidak lagi dianggap sebagai tugas sukarela di luar beban kerja.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kewajiban Kepala Sekolah:<\/strong>\u00a0Kepala Satuan Pendidikan wajib mendistribusikan beban kerja secara proporsional dengan mempertimbangkan jumlah guru, rombongan belajar, dan struktur kurikulum yang ada agar tidak ada guru yang dirugikan dalam proses sertifikasi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Syarat Tunjangan Profesi Guru (TPG):<\/strong>\u00a0Juknis ini memastikan bahwa selama total akumulasi JTM (mengajar + ekuivalensi tugas tambahan) mencapai minimal 24 jam, guru tersebut tetap dinyatakan valid untuk menerima tunjangan profesi.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Interoperabilitas Data:<\/strong>\u00a0Pengaturan teknis ini diintegrasikan langsung dengan sistem\u00a0<strong>Dapodik<\/strong>\u00a0dan\u00a0<strong>Info GTK<\/strong>\u00a0terbaru untuk memastikan validasi data semester genap tahun 2025\/2026 berjalan akurat.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"template":"","class_list":["post-7701","dokumen","type-dokumen","status-publish","hentry"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/dokumen\/7701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/dokumen"}],"about":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/dokumen"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ruangjumad.pro\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}