
MALANG – Dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Jumad, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sebagai Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu dari 10 terbaik dalam ajang bergengsi Electronic Journal of Innovation and Education Success (e-JIES) 2026. Prestasi ini diraih berkat inovasi mutakhirnya yang bertajuk SI AREMA (Sistem Integrasi Administrasi dan Ruang Edukasi Akuntabel), sebuah platform yang dirancang untuk mendigitalisasi tata kelola administrasi sekaligus menciptakan ruang belajar yang transparan dan terukur bagi satuan pendidikan.
Inovasi SI AREMA hadir sebagai jawaban atas tantangan birokrasi dan kebutuhan integrasi data di sekolah binaan. Dengan sistem ini, efisiensi kerja pengawas dan pihak sekolah meningkat drastis melalui sinkronisasi administrasi yang terpadu. Terpilihnya SI AREMA sebagai salah satu karya terbaik membuktikan bahwa peran pengawas tidak hanya sebatas manajerial, tetapi juga menjadi penggerak transformasi digital. Keunggulan akuntabilitas dalam platform ini dinilai memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Jawa Timur, khususnya di lingkungan sekolah menengah atas.
Keberhasilan ini disambut dengan apresiasi tinggi dari keluarga besar Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang. Ucapan selamat dan dukungan mengalir deras, mulai dari Ibu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang beserta seluruh jajaran staf, hingga rekan sejawat sesama pengawas. Mereka menilai pencapaian ini merupakan cerminan dari dedikasi dan profesionalisme yang tinggi dalam memajukan kualitas pendidikan di daerah. Momentum ini diharapkan mampu memotivasi tenaga pendidik lainnya di Malang untuk terus melahirkan terobosan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain SI AREMA, daftar 10 terbaik e-JIES 2026 juga diisi oleh jajaran inovator berbakat lainnya dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Malang. Nama-nama seperti Aulia Arie Fatmi (SMKN 1 Turen), Aulia Febriana (SMAN 1 Bululawang), Sri Narindra Wahyu (SMAN 1 Ngantang), serta Inta Elok Yuarti yang juga rekan sejawat pengawas SMA, menunjukkan dominasi kreativitas wilayah ini. Turut melengkapi daftar tersebut adalah Masyita Devi (SMA Taruna Nusantara Terintegrasi Kampus Malang), Hasanatul Mutmainnah (SMAS Modern Ar Rifa`ie), Shinta Rahayu (SMAN 1 Kepanjen), Agus Harianto (SMAN 1 Turen), dan Lasmono (SMKN 1 Kepanjen). Kolaborasi prestasi ini semakin mempertegas posisi Kabupaten Malang sebagai lumbung inovasi pendidikan unggulan(Jo. Redaksi)