
AMPELGADING – Mengawali kalender pendidikan di tahun 2026, Pengawas Profesional Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Jumad, S.Pd., M.Pd., melaksanakan kunjungan pendampingan intensif di SMA Mahaputra Ampelgading pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan difokuskan pada penguatan standar kelulusan melalui evaluasi capaian riil siswa. Kehadiran Bapak Jumad disambut langsung oleh Kepala SMA Mahaputra Ampelgading, Bapak Wahyu Adi, didampingi jajaran Wakil Kepala Sekolah serta perwakilan dewan guru.
Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah paparan komprehensif mengenai Analisis Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMA Mahaputra Ampelgading. Dalam sesinya, Bapak Jumad menyajikan data detail mengenai peta kekuatan dan kelemahan siswa pada tiap rumpun mata pelajaran. Analisis ini menjadi sangat krusial karena hasil TKA merupakan indikator valid dalam menentukan arah kebijakan pembelajaran ke depan, terutama dalam memetakan potensi kelulusan dan kesiapan siswa menuju jenjang pendidikan tinggi.
Setelah paparan data, suasana pendampingan berubah menjadi dinamis saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Bapak Wahyu Adi bersama para wakil kepala sekolah terlibat aktif dalam mendalami poin-poin rekomendasi yang disampaikan oleh pengawas. Diskusi tersebut mengupas berbagai strategi praktis yang bisa diterapkan di kelas, mulai dari perbaikan metode instruksional hingga optimalisasi jam tambahan bagi mata pelajaran yang memerlukan perhatian khusus berdasarkan hasil analisis TKA tersebut.
Kegiatan pendampingan yang berlangsung produktif ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dengan kesepakatan rencana tindak lanjut (RTL) yang konkret. Bapak Jumad memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen SMA Mahaputra Ampelgading atas keterbukaan dan komitmennya dalam berbasis data untuk mengambil keputusan pendidikan. Melalui sinergi yang kuat ini, diharapkan SMA Mahaputra Ampelgading mampu mencetak lulusan yang lebih kompetitif dan siap bersaing di level yang lebih luas.